1. Pengertian
Hormon
Hormon adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok
sel yang diproduksi oleh semua organisme multiselular
baik pada tumbuhan ataupun hewan. Beberapa funsi hormon adalah sebagai pengikat
protein dan pengatur siklus reproduksi pada hampir semua organisme multiselular. Satu hormon
dapat mengatur produksi dan pelepasan hormon lainnya (Wikipedia, 2012).
Pada hewan hormon dihasilkan
oleh hampir semua sistem organ dan jenis jaringan pada tubuh hewan. Pada prinsipnya
pengaturan produksi hormon dilakukan oleh hipotalamus (bagian
dari otak). Hipotalamus mengontrol sekresi banyak kelenjar yang lain. Jadi
hormon itu sendiri masih tetap berada di bawah kendali otak, meskipun
pengontrolan hormon oleh otak tidak secara langsung (Wikipedia, 2012)..
2. Hormon
Pada Avertebrata
Tak jauh beda dengan hewan kebanyakan, hewan kelompok
avertebrata juga memproduksi hormon. Layaknya pada kebanyakan hewan,pada
avertebrata hormon juga memiliki peran penting yakni sebagai mengatur produksi dan
pelepasan hormon lainnya.
Pada Coelenterata (hewan berongga)
misalnya Hydra, sel sarafnya menghasilkan bahan kimia yang
disebut neuropeptida. Bahan tersebut merangsang terjadinya
pertumbuhan, regenerasi, dan reproduksi.
Pada Arthropoda dari kelompok insekta menghasilkan tiga
macam hormon yaitu: hormon otak, hormon ekdison, dan hormon juvenil.
Ketiga hormon tersebut berfungsi untuk mengatur proses metamorfosis.
- Hormon
otak disekresikan oleh bagian otak, dan pelepasannya dipengaruhi oleh
faktor makanan, cahaya, atau suhu. Selain itu hormon otak berfungsi memicu
sekresi hormon ekdison dan hormon juvenil.
- Hormon
ekdison perfungsi pada pengaturan proses pergantian kulit (ekdisis).
- Hormon
juvenil berperan menghambat proses metamorfosis.
Ketiga hormon itulah yang berperan dalam proses metamorfosis
dan pergantian kulit pada kelompok insekta (Biologimediacentre, 2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar