Kamis, 08 Maret 2012

Hormon pada Avertebrata


1.    Pengertian Hormon
Hormon adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel yang diproduksi oleh semua organisme multiselular baik pada tumbuhan ataupun hewan. Beberapa funsi hormon adalah sebagai pengikat protein dan pengatur siklus reproduksi pada hampir semua organisme multiselular. Satu hormon dapat mengatur produksi dan pelepasan hormon lainnya (Wikipedia, 2012).
 Pada hewan hormon dihasilkan oleh hampir semua sistem organ dan jenis jaringan pada tubuh hewan. Pada prinsipnya pengaturan produksi hormon dilakukan oleh hipotalamus (bagian dari otak). Hipotalamus mengontrol sekresi banyak kelenjar yang lain. Jadi hormon itu sendiri masih tetap berada di bawah kendali otak, meskipun pengontrolan hormon oleh otak tidak secara langsung (Wikipedia, 2012)..
2.    Hormon Pada Avertebrata
Tak jauh beda dengan hewan kebanyakan, hewan kelompok avertebrata juga memproduksi hormon. Layaknya pada kebanyakan hewan,pada avertebrata hormon juga memiliki peran penting yakni sebagai mengatur produksi dan pelepasan hormon lainnya.
Pada Coelenterata (hewan berongga) misalnya Hydrasel sarafnya menghasilkan bahan kimia yang disebut neuropeptida. Bahan tersebut merangsang terjadinya pertumbuhan, regenerasi, dan reproduksi.
Pada Arthropoda dari kelompok insekta menghasilkan tiga macam hormon yaitu: hormon otak, hormon ekdison, dan hormon juvenil. Ketiga hormon tersebut berfungsi untuk  mengatur proses metamorfosis.
  • Hormon otak disekresikan oleh bagian otak, dan pelepasannya dipengaruhi oleh faktor makanan, cahaya, atau suhu. Selain itu hormon otak berfungsi memicu sekresi hormon ekdison dan hormon juvenil.
  • Hormon ekdison perfungsi pada pengaturan proses pergantian kulit (ekdisis).
  • Hormon juvenil berperan menghambat proses metamorfosis.
Ketiga hormon itulah yang berperan dalam proses metamorfosis dan pergantian kulit pada kelompok insekta (Biologimediacentre, 2012).













Tidak ada komentar:

Posting Komentar