MSDC-UH 08 Juli 2011/03.49 dinihari
Bismillahirrahmanirrahim....
Hal yg tersulit adalah bagaimana memulai sebuah tulisan, tapi mau tidak mau harus memulainya dari sekarang.
Selam, Begitulah kira-kira anak kelautan menamai sebuah ruangan berukuran kurang lebih 10x10 m yang terdiri dari 2 petak ruangan. Ruangan ini terletak kurang lebih 5 meter dari atas tanah (salah satu faktor penyebab ruangan ini bersuhu dingin jikalau malam hari). Kondisi ruangan boleh dikatakan "Lumayan" lah untuk ukuran sebuah sekret mahasiswa. Dilihat dari segi kebersihanpun tempatku berpijak saat ini bisa dikatakan "Lumayan" pula, mungkin karena ada sesosok bidadari yg setiap pagi datang dan merapikan tempat ini.
Mungkin sedikit ulasan mengenai tempatku berpijak saat ini sudah cukup untuk mengawali tulisan ini.
Oh hampir lupa, saat ini saya ditemani oleh salah seorang teman yg memang selalu ada bersama menemani hari-hari di tempat yg penuh sejarah ini. Namun mungkin karena kelelahan mondar-mandir kesana kemari, temanku yg satu ini sudah tidak mampu menemaniku mengisi kekosongan malam ini. Tinggallah segerombolan nyamuk yg terus menerus menghisap darah, diiringi suara khasnya bak pesawat tempur di angkasa. Padahal tepat beberapa minggu yg lalu tempat ini bisa diktakan sangat ramai dan tdk seperti biasanya. Entahlah mungkin mmg karena faktor kepentinganlah yg mampu menggerakkan semua itu.
Sudah 2 paragraf lebih namun ide belum juga kunjung muncul. Coba, coba, dan mencoba terus.
Baiklah mari kita mencoba mengeksplore pengalaman pribadi sebagai batu loncatan untuk memulai tulisan ini, Huuhh...
Malam ini terasa tdk bersemangat, mungkin karena sms yg tdk di balas olehnya. Terus menerus menaruh harapan dan menunggu sms konfirmasi darinya, namun sampai detik ini tak kunjung hp ini berdering. Mungkin betul bahwa anda sudah menjenuhkan, dan dia sudah mulai bosan dengan anda, sungguh tragis.Huuhhh...
Sampai paragraf inipun ide tak kunjung muncul. Tanpa sengaja memalingkan wajah ke deretan-deretan foto mantan orang nomor satunya ruangan ini. Berbagai gambaran wajahpun seolah menatap dengan tajam. Ada apa gerangan..???Foto-foto itu seolah menghardik dan ingin berkata "Apakah kau sudah merasa cukup dengan apa yg engkau berikan untuk ruangan ini??Sesungguhnya itu hanya bagian kecil dari apa yg kami berikan dulu untu ruangan ini".Suasana mistispun seolah mewarnai tempat ini. "Mati mija sendirika ine,". Dan musik mungkin bisa mnegisi kekosongan malam ini dan menghilangkan suasana mistis ruangan ini. The first track saya jatuhkan pilihan ke lagunya om Utha Likumahua dan tante Trie Utami "Mungkinkah Terjadi". Check This Out....
Ternyata merangkai kata demi kata untuk menjadikannya kalimat berarti dan bermakna sungguh sangat sulit, tak semudah bayangan selama ini. Tubuhpun mulai terasa lemah, sebuah isyarat bahwa sampai jumpa esok hari....,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar